SULAIMANLAW ID | PHOTOGRAPHY 1

Lokasi : Pantai Kertasari, 2017.

SULAIMANLAW ID | PHOTOGRAPHY 2

Menatap keindahan Pantai Kertasari

SUASANA OMBAK DI PANTAI KERTASARI

Untung beruntung Langit cerah tanpa mendung Masalah datang menggunung Ke pantai main ombak menggulung Jangan murung Aseek

NYANYIAN LAUT

Meski saat kalah pun aku menang Karena kuberikan sepenuh diriku padamu Berapa kali harus kukatakan padamu Meskipun saat menangis kau tetaplah cantik Dunia ini mengecilkan hatimu Aku kan selalu ada . . All Of Me | John Legend

DAN DOA-DOA ITU

Setiap hariku, mohon agar Kau senantiasa memberiku ketenangan dalam hati, kekuatan menempuhi segala dugaan yang mencoba. Kau beriku harapan menjawab segala persoalan, hadapi semua dalam tenang, hingga merasa kesungguhan. Tabahkanlah hatiku melalui semua itu. Kuatkanlah, jagakanlah diriku. . . #KUMOHON #AFGAN

BeritaKPKBS : SEJAK DIKABARKAN TERANCAM VAKUM, KARANG TARUNA “POEMUDA” BATU PUTIH SAH AKAN MENGADAKAN ISRA’ MI’RAJ MALAM SENIN NANTI.


15 April 2018 

Banjar Sari, Taliwang – KSB : Sebelumnya, Pengurus Karang Taruna Desa Batu Putih telah dikabarkan terancam vakum pada perayaan isra’ mi’raj.

Baca : PADA PERAYAAN ISRA' MI'RAJ, KARANG TARUNA DESA BATU PUTIH TERANCAM VAKUM

Hanya berselang kurang dari dua hari sejak dikabarkan terancam vakum tersebut, Pengurus Karang Taruna “Poemuda” Desa Batu Putih akhirnya menunjukkan tanda-tanda yang patut diapresiasi soal momentum isra’ mi’raj. Dengan waktu yang dimiliki terbilang singkat, Kordinator Bidang Keagamaan bersama Kordinator Bidang Humas-dkk bergerak cepat mengadakan rapat.

Selaku Kordinator Bidang Keagamaan, Ns. Zahrullah S.kep dan Habibullah S.Pt selaku Kordinator Bidang Humas-dkk, bersama beberapa anggota bidang masing-masing, telah mengadakan rapat sebanyak dua kali membahas tentang akan dilaksanakannya perayaan isra’ mi’raj atas nama Karang Taruna.

Diketahui, dari hasil rapat kedua yang diadakan dikantor Desa Batu Putih pada sabtu malam tanggal 14 April 2018, dengan dihadiri pula oleh Ketua hukum masjid (Pengurus Masjid) Nurul Yaqin Jorok Tiram II, disetujui bentukan Panitia Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) khusus perayaan Isra’ Mi’raj yang dalam susunan panitia diketuai langsung oleh Kordinator Bidang Keagamaan. Selanjutnya, menindaklanjuti surat pemberitahuan dari kordinator Bidang Keagamaan nomor 0X1/KTBT/PHBI/iv/18 perihal pemberitahuan, Ketua Karang Taruna dalam rapat tersebut secara sah menetapkan Acara Perayaan Isra’ Mi’raj akan dilaksanakan pada malam senin atau nanti malam, bertempat di Masjid Nurul Yaqin dusun Jorok Tiram II.

Acara yang rencananya akan dihadiri oleh Kepala Desa Batu Putih, Anggota BPD dan segenap aparatur pemerintah desa lainnya, Para Tokoh, Babinda, serta segenap masyarakat Dusun Jorok Tiram II; diaharap dapat berjalan dengan lancar dan berjalan sesuai rencana.

Sekedar informasi, sejauh ini pihak panitia telah mengumumkan tentang acara perayaan isra’ mi’raj melalui pengeras suara Masjid Nurul Yaqin. Sebanyak seratus kopian undangan telah disebar, dan penceramah telahpun dihubungi dan bersedia mengisi acara.
_____
Share:

BeritaKPKBS : PADA PERAYAAN ISRA' MI'RAJ, KARANG TARUNA DESA BATU PUTIH TERANCAM VAKUM



Rabu, 11 April 2018

PAGUTAN, MATARAM - NTB : Sampai saat ini (11/04/18), belum ada tanda-tanda dari Pengurus Karang Taruna Desa Batu Putih akan mengadakan kegiatan pada momentun Isra' Mi'raj yang notabene setiap tahun selalu dirayakan di masjid-masjid yang ada di Desa Batu Putih.

Mengikuti Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor  707 Tahun 2017, Nomor  256 Tahun 2017, Nomor:01/Skb/Menpan-Rb/09/2017,  perayaan Isra' Mi'raj tahun 2018 ini jatuh pada hari Ju'mat tanggal 13 April.

Kendatipun dalam kebiasaan, mengenai hari atau tanggal perayaan Isra' Mi'raj biasanya jarang dilakukan serempak dan tidak mengikuti tanggal penetapan pemerintah, namun di Desa Batu Putih kemungkinan besar perayaan tersebut akan dilaksanakan dalam hitungan beberapa hari kedepan.

Adanya hitungan waktu yang tinggal beberapa hari itu, Pengurus Karang Taruna Desa Batu putih dinilai terancam vakum pada momentum Isra' Mi'raj. Pasalnya, tidak akan memiliki cukup-waktu untuk mengadakan kegiatan pada momentum tersebut di Desa Batu Putih.

Kordinator Bidang Keagamaan Karang Taruna, Ns.Sahrullah, S.Kep., dalam perjalanan menuju Taliwang memberikan informasi bahwa sulitnya mengajak anggota pengurus untuk berkumpul menjadi kendala dalam mengadakan kegiatan.

Pada kesempatan yang berbeda, Ketua Karang Taruna, Musmirin S.Pt, disela kesibukan mengurus persiapan Acara Reuni Akbar Alumni SMPN 03 Taliwang yang akan digelar tanggal 12 Mei mendatang, mengakui belum bisa terlibat langsung untuk memikirkan pengadaan kegiatan saat Isra' Mi'raj. Namun menyadari akan hal itu, sebagai ketua beliau menyampaikan telah meminta Kordinator Bidang Humas-dkk via sosial media Messanger terkait kegiatan dimaksud, namun belum mendapat laporan.

Seperti diketahui, dilansir dari situs liburnasinal.com, Isra Miraj adalah peringatan dua peristiwa berbeda yang sangat penting dalam ajaran Islam. Dalam kejadian Isra diceritakan Nabi Muhammad pergi dari Mekah ke Yerusalem hanya dalam waktu satu malam. Mekah dan Yerusalem yang dipisahkan dengan jarak lebih dari 1200 km bisa ditempuh hanya dalam waktu satu malam dengan mengunakan Buraq yang dikirim oleh Allah untuk Nabi. Di malam yang sama, Nabi Muhammad juga dinaikkan Allah ke surga untuk mendapatkan perintah shalat lima waktu. Peristiwa ini dituliskan dalam kejadian Miraj.

Peristiwa Isra Miraj diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriyah. Berdasarkan kalender Masehi, tahun ini Isra Miraj jatuh pada hari Sabtu tanggal 14 April 2018.


_________


Share:

BeritaKPKBS : Sehari Setelah Resmi Dilantik, Pengurus Karang Taruna Desa Batu Putih Langsung Tanam 1000 Pohon

Sabtu, 31 Maret 2018 | Oleh : [Tukang Foto]

Desa Batu Putih, Taliwang – KSB : Pukul 8 pagi, satu persatu pemuda yang menjadi Pengurus Karang Taruna Desa Batu Putih mendatangi Kebun Pembinaan Kesejahteraan Keluarga atau Kebun PKK yang berlokasi di Dusun Jorok Tiram I, tepatnya di belakang Sekolah Dasar Negeri Jorok Tiram (SDN Jorok Tiram) pada Sabtu tanggal 31 Maret 2018.

Mereka sengaja berkumpul, dengan maksud akan mengambil dan membawa bibit pohon mahoni yang ada dilokasi kebun itu, kemudian akan dilakukan kegiatan penanaman di Embung (Bendungan) yang belum lama ini selesai dibangun.

Kegiatan dengan nama : Penanaman 1000 Pohon Di Embung Serbaguna Jorok Tiram Bersama Pemerintah Desa Dan Karang Taruna Poemuda Desa Batu Putih ini, ternyata dilakukan selang satu hari dari waktu telah diselenggarakannya acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus Karang Taruna oleh Kepala Desa Batu Putih.

Mengenai tujuan kegiatan ini, Anggota  Bidang HUMAS, Hukum dan HAM Karang Taruna yang dikordinatori oleh Habibullah mengatakan, “Alam di negeri yang katanya kaya raya ini, tak akan memberi arti hingga nanti, bila kita pemiliknya sendiri tidak merawatnya sejak dini, tak terkecuali alamnya Desa Batu Putih”. Kalimat inilah yang diakui sebagai tujuan dilakukannya kegiatan penanaman pohon dimaksud.

Sebelumnya, Kepengurusan Karang Taruna Desa Batu putih dengan nama “Poemuda” itu, telah resmi dikukuhkan dan dilantik secara langsung oleh Kepala Desa Batu Putih, Sahriluddin, pada malam Sabtu tanggal 30 Maret 2018 di Kantor Desa Batu Putih, dengan masa bakti atau periode kepengerusan 2018 – 2020.

Pada acara yang dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya itu, dihadiri oleh Ketua BPD, para kepala Dusun, Para Ketua RT / RW, dan Aparatur Pemerintah yang lainnya, kepala Desa Batu Putih dalam sambutannya mengatakan bahwa Karang Taruna merupakan organisasi kesejahteraan sosial kepemudaan. Sehingga dalam tugas dan fungsinya, sangat dibutuhkan pemerintah. Oleh karena itu, adanya peran aktif yang ikhlas, jujur, dan sungguh – sunguh dari Pengurus Karang Taruna dalam membangun desa, peran itu wajib terus digalakkan dalam kerja nyata ditengah masyarakat. Selain itu ditambahkan, bahwa masalah pernikahan dini menjadi problem yang identik dengan Desa Batu Putih, sehingga diharapkan dengan resmi dilantiknya Pengurus Karang Taruna dapat membantu pemerintah meminimalisir  penomena pernikahan dini yang tengah dihadapi di Desa Batu Putih.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna yang dilantik, Musmirin SPt, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Disampaikan, bahwa Susunan Kepengurusan Karang Taruna “Poemuda” Desa Batu Putih menggunakan sebutan “Bidang” yang terdiri dari : Bidang Pendidikan Dan Pelatihan; Bidang Keagamaan; Bidang Olah Raga, Seni dan Budaya; Bidang Usaha Kreatif dan Kesejahteraan Sosial; Bidang Humas, Hukum dan HAM; dan Bidang Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Lingkungan Hidup. Ditambahkan, bahwa Karang Taruna akan lebih mengedepankan pembinaan dan pengembangan desa sesuai harapan bersama pemerintah desa dan segenap lapisan masyarakat Desa Batu Putih untuk mewujudkan kesejahteraan. Untuk bisa menwujudkan itu, mengajak semua Pengurus Karang Taruna yang akan dilantik untuk sama-sama bahu-membahu mewujudkan itu melalui pelaksanaan program yang dibuat.

Dalam kesempatan itu, Ketua BPD, Abdullah, juga berkesempatan memberikan sambutan singkat. Seperti mengutip ucapan proklamator Ir Soekarno, beliau berucap, “Beri aku sepuluh pemuda maka akan ku HANCURKAN dunia”.

Setalah Pengucapan Janji Pengurus Karang Taruna, Kepala Desa bersama Ketua BPD kemudian menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengurus Karang Taruna, yang didalamnya tercatat jumlah pemuda yang masuk dalam kepengurusan adalah 28 orang.
________
Share:

KISAH : Faruq dan usaha lanjutkan ihtiar yang membingungkannya


Suatu hari di bulan Maret, Faruq akhirnya memberanikan diri untuk menemui gurunya. Tanpa rasa malu dan ragu, ia tak mau lagikorbankan hati mengurungkan niat sekedar bertanya kepada orang yang dianggap sebagai gurunya terkasih.

Sebelumnya, ia telah beberapakali bertekad menemui gurunya itu. Namun selalu urung dilakukan, karena alasan yang ia sendiri anggap sama sekali tak berarti, “takut kena tipu lagi”. Alhasil, tanda tanya ttg satu hal yang ingin ia dapatkan jawabannya, hanya berhiruk-pikuk dibenaknya sendiri.

Terang saja, sebab selama ini ia menyaksikan dan mendengar; banyak orang yang mendadak ramai menyerukan ajakan untuk “lanjutkan ikhtiar” memilih gurunya itu. Ia tidak tahu-menahu ikhtiar macam apa yang orang orang itu maksudkan dan mau. Karena seruan itu, melulu hanya sebatas yang itu itu saja, dari dulu. Hanya itu yang Faruq tahu.

Faruq pun bingung dibuatnya. Tanpa banyak mikir yang justru akan membuat ia tambah spt kena sihir, ia pun putuskan menemui gurunya saat itu. Seperti mau “perang dijalan yang suci”, ia pun bergegas pergi. Meskipun harus melintasi jalanan aspal yang sepi dan penuh cerita mistis, ia tetap “memantapkan hati” lalu melesat pergi mengayuh sepedanya sendiri tanpa henti.

Tak lama berselang, Faruq pun akhirnya tiba di gubuk guruknya. Ia merasa seakan sangat beruntung kali ini, sebab ia mendapati sang guru sedang asyik duduk menyeruputi kopi diatas kursi berwarna putih. Sungguh tanpa basa basi, setalah ia mendorong sepedanya bersandar ke tepi, gurunya pun di salami.

Kendatipun Faruq dan gurunya terkasih telah duduk dan bersama sama sruput kopi, ternyata rasa malu dan ragu yang semula pergi rupanya datang lagi. Alhasil, ia justru bicara dan bertanya kesana-kemari. Ia bertanya, “bagaimana seorang pemimpin yang nyatanya telah tidak melayani, tak mungkin ikhlas, tak jujur, dan apalagi sungguh-sungguh; tak punya gagasan sendiri, tidak menepati janji, dan justru menuruti keinginan orang-orang yang maunya ini-itu; orang ini malahan masih mau memimpin lagi dan ada saja orang yang mau pilih lagi ?, dan seterusnya.

Namun memang, kali ini Faruq sungguh benar-benar sedang beruntung sekali. Tanpa ia harus mengutarakan niat awal menemui gurunya, ia pun telah dapatkan jawaban itu. Gurunya mau calonkan diri lagi. Itu saja sih.

Foto : Ilustrasi.
Share:

Isu Hangat

LALU SULAIMAN

Dan seandainya saya menjadi GUBERNUR, maka saya akan "Membesarkan yang kecil dan menguatkan yang lemah". Itu saja sihh.----»S e l e n g k a p n y a
Artikel Terkait
» Artikel 1
» Artikel 2
» Artikel 3