SULAIMANLAW ID | PHOTOGRAPHY 1

Lokasi : Pantai Kertasari, 2017.

SULAIMANLAW ID | PHOTOGRAPHY 2

Menatap keindahan Pantai Kertasari

SUASANA OMBAK DI PANTAI KERTASARI

Untung beruntung Langit cerah tanpa mendung Masalah datang menggunung Ke pantai main ombak menggulung Jangan murung Aseek

NYANYIAN LAUT

Meski saat kalah pun aku menang Karena kuberikan sepenuh diriku padamu Berapa kali harus kukatakan padamu Meskipun saat menangis kau tetaplah cantik Dunia ini mengecilkan hatimu Aku kan selalu ada . . All Of Me | John Legend

DAN DOA-DOA ITU

Setiap hariku, mohon agar Kau senantiasa memberiku ketenangan dalam hati, kekuatan menempuhi segala dugaan yang mencoba. Kau beriku harapan menjawab segala persoalan, hadapi semua dalam tenang, hingga merasa kesungguhan. Tabahkanlah hatiku melalui semua itu. Kuatkanlah, jagakanlah diriku. . . #KUMOHON #AFGAN

Tampilkan postingan dengan label Dunia Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Anak. Tampilkan semua postingan

ANAK-ANAK & KEGALAUANNYA


Anggapan umum, kegalauan hanya melanda kalangan dewasa. Tidak jarang banyaknya status-status "orang dewasa" di sosial media yang "berbau" kegalauan.

Tapi tahukah, bahwa anak-anak juga "dimungkinkan" mengalami kegalauan. Hanya saja karena ketidakmampuan mereka mengekspresikan kegalauannya, sehingga sepintas lalu anak-anak seakan-akan "terlihat" tidak pernah galau.

Menyikapi adanya "kemungkinan" anak-anak mengalami kegalauan, orang tua khususnya, harus mempunyai "kemampuan khusus" untuk mengenali dan mengatasi kegalauan anaknya.

Sementara itu, anak-anak yang rentan mengalami "kemungkinan" galau adalah anak-anak yang belum mempunyai adik.
 

-------

Share:

OTAK OTAK

OTAK-OTAK. Saya tidak tahu, sebesar apa keresahan yang akan dirasakan oleh anak-anak setelah tahu bahwa mereka menjadi sasaran penculikan seperti viral di-isu-kan. Tapi, tak bisa dipungkiri bahwa tetap saja dunia anak-anak penuh dengan keunikan dan istilah-istilah tersendiri. Barulah yang ini saya tahu.Hehe.

Sebut saja "Memed" contohnya, atau yang dalam dunianya (dunia anak-anak), dia menamai dirinya "Memed Genji". Memed merupakan salah satu anak yang mengetahui tentang isu penculikan terhadap anak.

Terlepas dari benar atau tidaknya isu penculikan, "Memed" dalam perjalanan pulang sekolah --sambil mengayuh sepeda,-- dia mengaku tahu dan resah atas isu tersebut. Saya, yang waktu itu sambil mengendarai motor beriringan dengannya, hanya mendengarkan.

Uniknya, dari perbincangan saya dengan "Memed", dia tidak menyebut penculikan atau pelakunya dengan sebutan "penculik". Tidak juga menyebutnya dengan sebutan --"Tau Gamang"-- seperti umunya dalam dialek Taliwang, yang pada jaman saya, sebutan itu tenar ketika ada isu pengambil kepala anak untuk dijadikan tumbal jembatan. Berawal dari sini, barulah saya tahu, jika anak-anak (khususnya "Memed"), dalam dunianya menyebut penculikan dengan sebutan otak-otak.

Kali ini Memed tidak mau di foto, dengan alasan takut fotonya diculik di dunia maya. Dan akhirnya, perbincangan saya dengan "Memed" harus berakhir dengan satu pertanyaan yang butuh jawaban, "Benarkah setelah isu penculikan anak akan ada isu penculikan cowok ganteng ?". Ya sudahlah, benar atau tidaknya, anak-anak harus tetap dalam pengawasan orang tua, barangkali tanpa terkecuali anak kos. Itu saja.
.
.
---Aseeek.
®RumahSulaiman.

Share:

Isu Hangat

LALU SULAIMAN

Dan seandainya saya menjadi GUBERNUR, maka saya akan "Membesarkan yang kecil dan menguatkan yang lemah". Itu saja sihh.----»S e l e n g k a p n y a
Artikel Terkait
» Artikel 1
» Artikel 2
» Artikel 3